Solo, Jawa Tengah - 24 Maret 2026 - Program "Balik Kerja Bareng BPKH 2026" sukses memberangkatkan 675 perantau asal Solo dari titik kumpul De Tjolomadoe menuju kawasan Jabodetabek pada Selasa (24/3). Program tahunan ini menjadi oase bagi masyarakat di tengah tingginya biaya transportasi pasca-Lebaran. Secara nasional, BPKH menyediakan 60 bus eksekutif untuk 2.700 peserta yang tersebar di Solo, Yogyakarta, Surabaya, dan Lampung. Untuk keberangkatan dari Solo, 15 bus disiapkan untuk mengantar warga menuju terminal-terminal utama seperti Baranangsiang, Kampung Rambutan, Poris, dan Pulo Gebang.

​Salah satu keunggulan utama pelaksanaan tahun ini adalah komitmen pada inklusivitas. Layanan ini tidak hanya ditujukan bagi masyarakat umum, tetapi juga dirancang ramah bagi penyandang disabilitas, ibu hamil, lansia, hingga ratusan anak-anak dan balita. Dengan dukungan tim LAZ Solo Peduli, setiap peserta mendapatkan pengawalan dan kemudahan akses untuk menjamin keselamatan selama perjalanan. Hal ini sejalan dengan misi BPKH untuk menyalurkan dana kemaslahatan secara merata dan menyentuh berbagai lapisan masyarakat.

Balik Kerja Bareng 2026 di Solo

Balik Kerja Bareng 2026 di Solo

Antusiasme warga Solo terhadap program ini tergolong luar biasa. Fakta menunjukkan bahwa jumlah pendaftar mencapai 6.168 orang, yang berarti peminatnya mencapai sembilan kali lipat dari kuota 675 kursi yang tersedia. Angka ini menjadi bukti nyata bahwa program arus balik gratis sangat dinantikan untuk membantu meringankan beban finansial perantau.

Anggota Badan Pelaksana BPKH Sulistyowati mengungkapkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap program ini tercermin dari lonjakan jumlah pendaftar. “Secara nasional, jumlah pendaftar mencapai lebih dari 11.000 orang. Di Solo sendiri tercatat 6.168 pendaftar yang memperebutkan kuota 675 peserta,” ujarnya.

Balik Kerja Bareng 2026 di Solo

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko, menilai tingginya minat masyarakat yang mencapai lebih dari sembilan kali lipat kapasitas menunjukkan program ini sangat dibutuhkan.

“Program arus balik gratis ini membantu mengurangi beban biaya transportasi masyarakat serta mendukung kelancaran para pekerja untuk kembali ke tempat perantauan,” katanya

Acara pelepasan peserta turut dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Staf Ahli Gubernur Jawa Tengah Bidang SDM dan Kemasyarakatan Ikhwan Hamzah, serta CEO LAZ Solo PeduliSidik Anshori.

Balik Kerja Bareng 2026 di Solo

Kolaborasi yang solid dengan lintas instansi, termasuk Dinas Perhubungan dan aparat keamanan, memastikan proses keberangkatan berjalan tertib dan lancar.

BPKH pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bersinergi, sehingga nilai-nilai kemaslahatan dari pengelolaan keuangan haji dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas secara tepat sasaran.